Assalamualaikum Wr.
Wb.
Tak kenal maka tak sayang, sebuah pepatah lama yang sudah
tak asing lagi untuk didengar, bahkan untuk dibaca. Baiklah langsung saja saya
memperkenalkan diri nama saya Muhammad Zulkarnain Rosyid, saya berasal dari kota
Banyuwangi, Jawa timur. Lebih tepatnya di Kota Genteng, sekitar 35 km dari
pusat kota Banyuwangi. Sebelumnya saya ucapkan beribu terima kasih kepada semua
pihak yeng bersedia mengajari dan mewadahi salah satu cita-cita saya, yakni
menulis.
Motivasi awal saya untuk masuk kedalam sekolah menulis
(selanjutnya akan saya sebut content
writing) yang dimentori oleh bapak heri cahyo pertama saya memang belum
mahir menulis. Ya menulis memang sebuah awal ketakutan saya dibangku kuliah
karena saya bukan tipe orang yang pandai menulis dan bicara didepan umum. Walaupun
kemampuan mengingat dan menghafal saya bagus, tetapi untuk 2 hal yang tadi aku
sebutkan, ini adalah sebuah ketakutan dalam hidupku. Walaupun begitu, aku tak
kenal lelah untuk terus belajar, khususnya menulis. Kalau boleh cerita jujur,
saya sebenarnya juga suka menulis (agak aneh memang dengan cerita diatas karena
saya tidak suka menulis dan akan saya jelaskan setelah ini) terutama jika
berhubungan dengan mata kuliah (dulu waktu sekolah) dan merangkum materi
kuliah. Sudah itu saja hal menulis yang saya sukai.
Tetapi, setelah saya
bergabung dengan salah satu TBM yang ada di salah satu kota malang ini, saya
sadar ternyata menulis lebih dari itu. Menulis bukanlah apa yang saya rangkum
dari materi kuliah dan saya buat catatan baru kemudian dibuat bahan ujian, akan
tetapi bisa membaca buku yang diluar bidang keilmuan saya (saya seorang tenaga
kesehatan) dan saya bukanlah seorang sastrawan apalagi mau baca buku tentang
sastra, menurut saya itu sangat sangat sangat dan sangat rumit, ribet, mbulet, merepotkan, dan yang paling
terakhir MEMBOSANKAN. Ya, saya tidak bisa mencerna imajinasi dan khayalan
seorang penulis novel, atau apalah itu yang menurut saya sangat aneh dan konyol
namun nyata. Tetapi, dibalik itulah saya melihat sesuatu yang saya cari,
menulis. Mereka adalah seorang pejuang tulisan, buruh kuli tulisan, dan mereka
tidak bosan-bosan untuk menulis. Itulah awal dari motivasi saya untuk ikut
belajar menulis, ya walaupun ala kadarnya seorang anak IPA yang sedang belajar
menulis buku harian dengan cerita tak lebih dari setengah halaman kertas folio
B5.
Motivasi selanjutnya ialah saya bercita-cita menjadi seorang
penulis. Ya tentu saja sejalan dengan bidang yang saya tekuni sekarang, tetapi
saya harap dengan bergabung di content
writing ini saya bisa memacu untuk terus belajar belajar belajar belajar
dan belajar menulis. Entah apa saja tugas yang akan diberikan kedepannya saya
tidak peduli. Yang penting bagi saya saya mengikuti semua aturan yang sudah
diberikan oleh bapak heri selaku pembimbing dan mengerjakannya dengan sebaik
dan sebaik-baiknya hingga kegiatan ini selesai sebagaimana mestinya.
Saya betul-betul berharap dengan adanya content writing ini
saya bisa belajar semaksimal mungkin dan berusah untuk selalu memenuhi
tugas-tugas yang ada didalam silabus pembelajaran content writing ini. Semoga dengan
awalan tulisan ini saya bisa terus berkarya, dan lebih dari itu saya bisa
mengejar cita-cita saya. Sekian dari saya jika ada salah kata mohon maaf yang
sebesar-besarnya.
Segala kebenaran milik Allah dan segala kesalahan berasal
dari diri saya sendiri.
Akhirul kalam Wassalamualaikum
Wr. Wb.
Awwalun
4/
5
Oleh
mzulkarnainr.blogspot.com